Bermegah-megahan

Aku adalah salah satu penyuka buku La Tahzan dari Dr. ‘Aidh al Qarni. Banyak banget pelajaran yang bisa diambil. La Tahzan sendiri berarti Jangan Bersedih. Di buku ini banyak dipaparkan motivasi yang bikin kita tersadar dan kembali bangkit dari kesedihan.

Banyak banget bab yang menurutku bagus (sebenarnya bagus semua), salah satunya “Bermegah-megahan telah melalaikanmu.” Penulisnya menceritakan pengalaman saat membeli buku tafsir yang berjumlah puluhan, dan akhirnya bingung harus memulai dari mana. Sedikit penyesalan, rupanya ada buku yang hanya mengulang buku yang lain. Kemudian beliau menemui beberapa ulama dan orang terdekat, menanyakan bagaimana dalam menghadapi persoalan ini. Akhirnya sebuah penyelesaian didapat: Milikilah buku induk utama, lalu klasifikasikan dan miliki konsep dalam membaca. Karena seperti kita tahu, buku tafsir bukan buku biasa.

Nah ada permasalahan lain. Bangga sekali rasanya memiliki banyak buku agama dalam lemari kita. Namun rupanya buku itu hanya dikoleksi, sama sekali tidak disentuh bahkan hanya dipamerkan. Ingin menunjukkan kita terlihat memiliki banyak ilmu. Di sisi lain, bila kita membaca semua buku itu, pelajaran yang didapat menguap dan hanya menyisakan penyesalan.

Dari sini diambil pelajaran bahwa dalam hal apapun, kita tidak boleh bermegah-megahan. Seperti firman Allah dalam QS At Takatsur ayat 1-2.

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur.”

Milikilah konsep diri.

Kalimat itu rasanya nyesss banget, melihat bagaimana kita terlalu menyibukkan diri dengan hal yang tidak berguna. Orang yang tidak mengetahui tujuan, maka jalannya akan menjadi lebih panjang, tanpa mendapatkan hasil. Ramadhan kali ini bila kita tidak memanfaatkan dengan baik, tidak beribadah atau terlalu sering beribadah sehingga melupakan hal penting lainnya itu sama-sama tidak baik. Bermegah-megahan dalam hal buruk, bahkan hal yang baik (hal baik dalam arti terlalu memaksakan diri yang mengakibatkan kita menjadi kesusahan sendiri, meskipun menurut kita baik) itu juga harus kita perbaiki.

Miliki konsep, lalu berjalanlah pelan-pelan namun istiqomah, bergerak ke arah yang lebih baik. In syaa Allaah itulah yang terbaik.

H-3 Lebaran! :’)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s