Setengah Semester 3

Ada yang menarik di kuliah Dasar Teknik Biomedis sore ini. Tiba-tiba, dosen mengadakan kuis kecil. Kuis yang subjektif dan tidak sulit. Dosen ingin mengetahui bagaimana gaya belajar mahasiswanya dengan mengadakan psikotes. Ketika saya mengerjakan kuis tersebut, beberapa kali gerakan pena harus terhenti sejenak untuk mencerna kata-kata dalam bahasa Inggris. Intinya, kuis tadi cukup memberikan gambaran untuk refleksi diri mengenai gaya belajar. Hasilnya alhamdulillah standar saja, tidak berlebihan pada gaya belajar tertentu.

Dalam hati saya membatin, “ternyata dosen peduli juga ya”.  Berjalan setengah semester, rasanya kuliah di jurusan bagi saya lebih menyenangkan dibanding TPB, mungkin karena kuliah lebih aplikatif, atau bisa dibayangkan aplikasinya kalau tidak bisa diaplikasikan saat itu juga (?). Menurut saya pribadi, dosen-dosen disini sangat cerdas dan informatif dalam menyampaikan kuliah, semua disambung-sambungkan dengan dunia teknik biomedis. Pada setiap mata kuliah, para dosen sering mengingatkan, “Jurusan kalian sangat dibutuhkan di Indonesia,” dan tak lupa memberi wejangan untuk terus belajar. Beginilah kisah kasih angkatan pertama, selalu menjadi pusat perhatian. Pun dosen wali saya yang sangat ramah dan mengingat nama saya. Rasanya amat bersalah apabila tidak memanfaatkan tiap kesempatan yang ada, baik dari segi fasilitas maupun pelayanan, baik dari aspek akademis maupun nonakademis.

Mata kuliah di semester tiga seperti kombinasi dari seluruh bidang keilmuan, mulai dari elektro, matematika, biologi, dan kimia. Dari bidang teknik maupun sains dipelajari. Memang awalnya agak sulit beradaptasi, terutama menghadapi mata kuliah biokimia yang bertipe sains, ditambah dengan praktikum (dengan antek-antek jurnal dan laporan praktikum tulis tangan) (jadi curhat). Ternyata memang benar, masih banyak sekali yang harus dipelajari.

Dosen bilang, tingkat dua memang tingkat yang penuh idealisme. Selain karena baru masuk himpunan, juga karena baru kenal dengan yang namanya mata kuliah jurusan. Terbukti pada saya, haha. Mimpi-mimpi terus bermunculan dengan liar. Entahlah, kalau saya tidak kembali melihat diri, mungkin sekarang saya cukup senang dengan tenggelam dalam luapan mimpi basi. Dari hasil kuis tadi, ternyata setiap orang memiliki gaya belajar masing-masing, dan gaya belajar tersebut tidak ada yang sepenuhnya baik.

Jangan lupa untuk menarik busur sebelum melesatkan anak panah. Perbanyak istighfar dan terus refleksi diri. Semoga, langkah kecil untuk menggapai mimpi akan sampai pada tujuan semestinya.

Ohya, kalau tertarik dengan kuis DTB tadi, mungkin bisa search di Google : Index of Learning Styles Felder Soloman Model.

21:49 07/10/2016

Advertisements

3 thoughts on “Setengah Semester 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s