Baper Alzheimer

Untuk mengisi liburan kali ini, saya memutuskan untuk mengikuti lomba karya tulis dengan tema neurodegenerative disease atau penyakit penurunan fungsi otak. Lalu saya mencari lebih lanjut topik mengenai Alzheimer. Menurut saya penyakit ini adalah penyakit yang penting untuk diperhatikan, karena dapat menyerang siapa saja dan umur berapa saja (bahkan usia produktif mulai 28 tahun!).

Image result for alzheimer

Alzheimer adalah penyakit penurunan fungsi otak akibat adanya penumpukan protein Beta-Amyloid (senile plaque) dan matinya sel-sel saraf akibat kerusakan protein sehingga membentuk neurofibrillary tangle. Penyakit ini dapat menimbulkan kepikunan, mental disorder, bahkan kerusakan fungsi tubuh yang berakibat kematian. Pada awalnya, bagian otak yang akan terserang lebih dahulu adalah memori. Lalu apabila penyakitnya semakin parah, maka akan merusak jaringan otak sampai bagian pengatur fungsi tubuh. Untuk penjelasan dan visualisasi lebih lanjut bisa dilihat di sini.

Gejalanya? Bisa dilihat dari gambar dibawah yang bersumber dari sini.

alzheimers-symptoms-alzheimers-disease-definition-causes-symptoms-and-treatment

Penyakit ini dapat disebabkan oleh faktor genetik, gaya hidup yang tidak sehat seperti mengonsumsi alkohol, makanan, dan stres. Hem, dugaan saya benar, bahwa faktor gaya hidup sangat mempengaruhi kesehatan. Saya pikir munculnya penyakit-penyakit baru sedikit banyak dipengaruhi oleh gaya hidup instan, terutama dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Ternyata, penting sekali untuk memperhatikan asupan gizi makanan dan minuman yang dikonsumsi, tidak asal kenyang saja.

Bagaimana dengan penyembuhan Alzheimer? Sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan, bahkan para ahli masih bergulat apa yang sebenarnya menjadi penyebab penyakit ini. Yang tersedia saat ini adalah terapi dan pengobatan untuk mencegah kerusakan sel otak menjadi semakin parah, seperti cholinesterase inhibitors untuk menyeimbangkan jumlah asetilkolin, memantine dengan memblok kanal untuk glutamat sehingga menurunkan stimulasi, dan banyak lagi. Tentunya, tindakan medis masih menimbulkan efek samping yang cukup membahayakan.

Iseng saya nonton video tentang seorang suami yang merawat istrinya dengan Alzheimer (ya Allah pengen punya suami sesabar ini, hahah) (simak videonya di sini). Untuk menyembuhkan dan merawat pasien yang terkena Alzheimer, keluarga harus banyak berkorban dan merelakan uang, tenaga, waktu, perhatian yang tidak sedikit. Bahkan ada fakta mengejutkan bahwa kebanyakan caregiver atau perawat penderita justru meninggal terlebih dahulu daripada penderitanya sendiri disebabkan beban fisik dan psikis yang menumpuk dan membuat stres. Pada tahap lanjut, penderita bahkan dapat lupa apa yang baru saja dilakukan (kaya dia lupa naruh barang dimana dan malah marah-marah ke orang lain), lupa jalan pulang, lupa kebiasaannya, lupa namanya (apalagi keluarganya). Hal inilah yang menyebabkan adanya rancu Alzheimer dengan penyakit jiwa, padahal kelainan jiwa adalah efek dari penurunan kemampuan penderita untuk berpikir dan beraktivitas. Alzheimer sangat erat urusannya dengan kepedulian sosial dan kepekaan kita untuk peduli terhadap sesama, karena penderita tidak bisa berjuang sendirian, ia memerlukan orang lain untuk bersama-sama berjuang melawan penyakit ke-6 paling mematikan di US ini.

Itulah penurunan fungsi otak. Seems scary, right? Silahkan diulik lebih lanjut, karena ada banyak hal yang tidak akan cukup disampaikan dalam post ini saja, hehe.

Saya memang lebih suka menonton banyak video daripada membaca jurnal dengan penjelasan yang kurang dimengerti, haha. Ternyata masih banyak ya, hal-hal yang harus diselesaikan. Sebenarnya ada hal yang lebih penting lagi, yaitu pencegahan. Pencegahan bisa dilakukan dengan mudah dan murah asal mau usaha, seperti berolahraga, mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, istirahat teratur, menjauhi stres, dan bersosialisasi dan berada di lingkungan yang baik (ini penting sekali!). Terlihat klise, tapi efeknya luar biasa untuk jangka panjang. Bisa dikatakan investasi masa tua (investasi berupa fisik yang sehat akan lebih bermakna daripada sekedar investasi harta, insya Allah). Lain kali mungkin saya bisa paparkan hubungan kesehatan dengan kebersihan, makanan, dan berolahraga.

Dan yang lebih utama, yang harus diingat adalah… bersyukur kepada Allah. Bersyukur dengan memperbanyak ibadah, tidak banyak mengeluh, berpikir positif, dan memperbaiki diri. Saran Rasulullah dalam hadisnya juga baik untuk diaplikasikan, yaitu mengonsumsi habbatussauda, karena ada jurnal yang menunjukkan bahwa habbatussauda atau Nigella sativa memiliki kandungan thymoquinone untuk mencegah neurodegerative disease, masya Allah.

Satu penyakit seperti Alzheimer saja bisa membawa banyak sekali hikmah yang bisa diambil. Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang-orang yang membawa perbaikan dan menjadi hambaNya yang selalu berharap hanya kepada Allah semata.

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang emperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan (QS Al Hasyr : 18)

Untuk koleksi data lebih mantap :

 

Rumah, 31/12/2016; 10.00

Advertisements

2 thoughts on “Baper Alzheimer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s