History Around Us

Sepertinya saya sedang menaruh hati terhadap sejarah. Sejarah apapun. Islam, Jawa, peperangan. Seperti terlibat didalamnya. Apalagi jika buku yang dibaca ditulis oleh orang yang pandai meramu kata, jauh lebih tenggelam. Lupa diri, sampai tadi, saya sampai menukar waktu untuk bersih-bersih rumah dengan baca novel fiksi sejarah, haha. Ada sesuatu yang baru setiap saya membaca sejarah. Rasanya jauh berbeda dengan membaca buku teks di sekolah yang cenderung memberatkan mata dan menguras otak untuk merapal tahun.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang belajar dari sejarah. Sejarah itu terulang. Banyak kutipan tentang sejarah, namun rasanya baru saya maknai kini. Sekiranya umat muslim Indonesia tertarik untuk mencari tahu lebih dalam persebaran Islam di Indonesia, mungkin tak ada gontok-gontokan antargolongan maupun antaragama. Atau sejarah kemerdekaan Indonesia yang menakjubkan, kolaborasi dari setiap anak bangsa yang masih menaruh rasa cinta mendalam terhadap tanah air. Ah, banyak yang harus dipelajari. Untuk menjadi pribadi yang bijaksana, tentunya melihat tak bisa hanya dari sekali pandangan saja.

Kalau saja saya lebih peka terhadap sekitar, seharusnya saya sadar, bahwa segala apa yang terjadi tidak terjadi dalam satu waktu kerlingan. Butuh masa hingga jadilah rupa dunia seperti kini. Artinya, butuh tempo. Yang bisa instan hanya mie kemasan!

Kata Bapak, satu pertiga isi Qur’an adalah sejarah. Dalam manual book kita sebagai umat muslim, sejarah menjadi konten yang selalu terulang. Sejarah sebagai peringatan. Sejarah sebagai panduan. Sejarah sebagai tuntunan.

Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka (para Nabi dan umat mereka) itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal (sehat). al-Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, serta sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman (QS Yusuf : 111)

Jangan alergi dengan sejarah! History is working around us.

Rewwin, 020717 7:17 PM

(Mengapa saya dua kali menyelesaikan tulisan pada jam dan menit yang sama?)

note : tulisan yang sama juga diterbitkan di Tumblr

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s